Sintang, Kalbar - JAPBUSI mengadakan Pelatihan Non Diskriminasi Berbasis Gender Dan FPRW Di Aula CU. Keling Kumang Kabupaten Sintang. Pelatihan Non-Diskriminasi Berbasis Gender dan FPRW adalah pelatihan JAPBUSI yang bertujuan meningkatkan pemahaman tentang perlakuan yang adil dan setara bagi semua orang di lingkungan kerja maupun masyarakat, tanpa membedakan jenis kelamin, suku, agama, atau latar belakang lainnya. Pelatihan ini juga membantu mencegah diskriminasi, pelecehan, dan ketidakadilan. Sabtu (30/5/2026)
Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Dinas tenaga kerja Jony S.sos dan hadir Nursanah Marpaung S.th Sekretaris Exsekutif JAPBUSI sekaligus Ketua Umum HUKATAN di indonesia, Idris Sitepu Korda Kalbar, Kepala Dinas Perkebunan dan perikanan kabupaten Sintang Suprianto SH. MH, hadir juga sebagai Nara sumber BPJS ketenagakerjaan kabupaten Sintang ( bpk Nanda ) serta tamu undangan lainnya.
Apa itu FPRW?
FPRW adalah singkatan dari Fundamental Principles and Rights at Work (Prinsip dan Hak-Hak Dasar di Tempat Kerja) yang dipromosikan oleh International Labour Organization. FPRW mencakup empat prinsip dasar:
🔶Kebebasan berserikat dan hak berunding bersama.
🔶Penghapusan kerja paksa.
🔶Penghapusan pekerja anak.
🔶Penghapusan diskriminasi dalam pekerjaan dan jabatan.
Agustinus ketua DPC Serikat Buruh Federasi HUKATAN KSBSI kabupaten Sintang dan juga ketua terpilih dalam pemilihan kepengurusan Mada bakti 2026- 2029 menjelaskan bahwa Pelatihan Non-Diskriminasi Berbasis Gender dan FPRW adalah pelatihan untuk membangun lingkungan kerja yang
Menghargai laki-laki dan perempuan secara setara,
Bebas dari diskriminasi dan pelecehan, Menghormati hak-hak dasar pekerja, Menciptakan tempat kerja yang aman, adil, dan bermartabat bagi semua orang, jelasnya.
Agustinus juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus yang telah mempercayakan kembali untuk memimpin organisasi dan juga berterima kasih kepada ketua umum dan korda Kalimantan Barat yang telah Sudi memberikan materi kepada peserta yang mengikuti pelatihan ini.
"kami senang JAPBUSI BISA MELAKUKAN PELATIHAN UNTUK ANGGOTANYA DI Sintang, terkhusus Federasi HUKATAN, ujar Agustinus.
Agustinus ketua DPC Serikat Buruh Federasi HUKATAN KSBSI kabupaten Sintang menjelaskan bahwa pelatihan ini diharapkan semua anggota melalui penguatan kapasitas serikat Buruh lewat sosialisasi aplikasi mekanisme pengaduan, riset berbasis anggota dan peningkatan pemahaman tentang diskriminasi berbasis gender, program ini berkontribusi pada rantai pasok kelapa sawit yang berkelanjutan di Sumatra dan Kalimantan. Jelasnnya.
Sementara itu Nursanah Marpaung S.th Sekretaris Exsekutif JAPBUSI sekaligus Ketua Umum HUKATAN di indonesia menerangkan bahwa Organisasi Perburuhan Internasional ( ILO ) Denga dukungan finansial dari Employment and Sosial Development Canada ( ESDC ) sedang mengimplementasikan Proyek Realizing Trade Gains Free from Gender Discrimination and Child Labour ( RealGains ) di Indonesia ( Maret 2025 - Februari 2028 ).
Ia juga memaparkan bahwa Proyek ini berupaya memperkuat lingkungan yang mendukung perdagangan dan investasi di sektor orientasi ekspor terpilih dengan mengatasi kekurangan yang terus terjadi pada prinsip-prinsip dan Hak Dasar di tempat Kerja ( FPRW ) khususnya diskriminasi berbasis gender dan pekerja anak, terangnya.
Adapun konsentrasi pelatihan ini adalah
1.Meningkatkan kesetaraan gender dan tempat kerja yang aman bagi pekerja perempuan
2.Memperkuat sistem nasional untuk menghapuskan
pekerja anak.
3.Meningkatkan perlindungan pekerja dan mekanisme yang menangani defisit FPRW serta mendukung penyelesaian perselisihan perburuhan yang efektif. Terangnya.
Koordinator Daerah Kalimantan Barat ( Korda ) Idris Sitepu mengapresiasi Dewan pimpinan Cabang Serikat pekerja Federasi HUKATAN Konfederasi Serikat Buruh seluruh Indonesia ( KSBSI ) selama ini berkontribusi terhadap pekerja di kabupaten Sintang serta membangun mitra dengan pemerintah dan pengusaha dengan baik. Berharap ke depan akan lebih baik lagi berjuang demi keadilan pekerja sesuai Peraturan pemerintah awera regulasi yang sah. Ujarnya.
pelatihan ini di mulai Jumat 28 mei sampai 30 mei 2026 bertempat di aula gedung Keling kumang Sintang dan di hadiri 30 perseta dan panitia. (tns)
Tags
Umum