Sintang, Kalbar - Polres Sintang memperkuat kesiapsiagaan menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan /Karhutla/ dengan menyiapkan pembangunan sumur bor di 14 kecamatan se-Kabupaten Sintang.
Langkah ini diambil untuk menjamin ketersediaan sumber air, terutama di wilayah yang rawan kekeringan saat musim kemarau panjang.
*3 Kecamatan Sudah Temukan Sumber Air*
Berdasarkan data Polres Sintang, hingga saat ini persiapan sumur bor telah dilakukan di 9 kecamatan. Dari jumlah itu, 3 kecamatan sudah berhasil menemukan sumber air dan air sudah mengalir.
Ketiga kecamatan tersebut adalah *Binjai Hulu, Kayan Hulu, dan Tempunak*.
Sementara 6 kecamatan lainnya masih dalam tahap survei dan pembangunan, yakni *Sintang Kota, Sepauk, Serawai, Kelam Permai, Ketungau Hulu, dan Ketungau Tengah*.
*Tindak Lanjut Instruksi Kapolda Kalbar*
Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno, S.H., S.I.K., http://M.Si. mengatakan, pembangunan sumur bor merupakan tindak lanjut instruksi Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H.
“Pembangunan sumur bor ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolda Kalimantan Barat. Kita menyiapkan sumber air di sejumlah wilayah untuk mendukung penanganan Karhutla, khususnya dalam proses pemadaman apabila terjadi kebakaran,” ujar AKBP Budi, Senin /1/9/2026/.
*Manfaat Ganda untuk Pemadaman dan Warga*
Menurut Kapolres, keberadaan sumur bor tidak hanya untuk mendukung operasi pemadaman Karhutla.
“Selain untuk mendukung pemadaman Karhutla, sumber air ini nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat sekitar, terutama ketika menghadapi kondisi kekeringan dan keterbatasan sumber air,” tambahnya.
Polres Sintang saat ini terus melakukan survei dan pemetaan untuk memastikan lokasi sumur bor strategis dan memiliki manfaat optimal, baik untuk penanganan Karhutla maupun kebutuhan warga.
*Perkuat Upaya Terpadu Penanganan Karhutla*
Penyediaan sumber air ini melengkapi rangkaian upaya pencegahan dan penanganan Karhutla yang telah dilakukan Polres Sintang. Di antaranya pemantauan hotspot, ground check, patroli, pemadaman, pendinginan, hingga edukasi agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Dengan dukungan pemerintah daerah, TNI, perusahaan, dan masyarakat, Polres Sintang berkomitmen memperkuat upaya pencegahan dan penanganan Karhutla secara terpadu,” pungkasnya.
Sumber : Humas Polres Sintang
Editor : Tinus Victoria
Tags
POLRI