LSM Somasi pertanyakan Kinerja Pertamina Sintang tangani Pangkalan Fiktip!

           Gambar ilustrasi 

Sintang, Kalbar - Kasus Pangkalan LPG 3 Kg FIKTIP di Kabupaten Sintang sudah 6 bulan berjalan tetapi hingga hari ini belum ada titik terang pembenahan di tingkat agen LPG 3 Kg.
Hal ini dikatakan Arbudin kepada awak media disela menghadiri kegiatan Pembukaan Gawai Adat Dayak Kabupaten Sintang ke XIII di Rumah Betang Tampun Juah Jerora 1 pada 29 Juli 2026, ketika menyikapi laporan masyarakat langsung kepadanya dari wilayah Kecamatan Ketungau yang desa nya tidak memiliki pangkalan LPG 3 Kg sehingga harus menebus harga 1 tabung LPG 3 Kg di pengecer dengan harga Rp. 60Ribu.

Arbudin juga mengamati harga jual di tingkat pengecer dalam Kota Sintang per tabung LPG 3 Kg subsidi mencapai Rp. 35Ribu hingga Rp. 40Ribu.
Ini mengindikasikan penyaluran LPG 3 Kg oleh para agen tidak tepat sasaran papar Arbudin Ketua KSM Somasi.

Untuk itu ia meminta adanya  transparansi dari pihak Pertamina Sintang terkait pembenahan pangkalan-pangkalan fiktip hasil temuan Tim Investigasi LSM Somasi sejumlah lebih 200 pangkalan fiktip yang tersebar di semua Kecamatan se Kabupaten Sintang.

Laporan masyarakat yang nenyatakan desa nya hingga hari ini belum ada pangkalan resmi ini mengindikasikan lambannya kinerja pihak Pertamina dalam proses mengganti pangkalan fiktip dengan pangkalan resmi di desa-desa, tegas Arbudin.

Arbudin juga meminta Pemkab Sintang wajib segera nelakukan evaluasi terpadu untuk pembenahan pangkalan fiktip ini.
Adanya pangkalan fiktip berpotensi rugikan negara milyaran rupiah setiap tahunnya kata Arbudin menutup pembicaraan dengan awak media.* 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak