Warga Segel Kantor Camat Ketungau Tengah Tuntut Bupati Sintang Selesaikan Jembatan Sungai Ketungau

Sintang Kalbar - Ada sebuah pantun yang sangat melekat dihati masyarakat kabupaten Sintang, karena pantun ini tersebar luar di media sosial yang diucapkan waktu kampanye oleh calon Bupati Sintang yang bunyinya adalah "Kalau kita Makan roti, Sebaiknya sambil Minum Kopi,
Kalau yang jadi Bupati Bala dan rony, Jembatan Ketungau II Pasti Jadi", 
Pantun tersebut merupakan Pantun Bapak Bupati Sintang saat Masa-masa kampanye Pilkada Kabupaten Sintang tahun lalu 

Ternyata Justru pantun Bupati Sintang seolah memantik kekecewaan hati Masyarakat kecamatan Ketungau Tengah, dimana Jembatan Ketungai II hingga kini tak kunjung difungsikan atau dinikmati masyarakat, karena mangkrak pembangunannya yang sudah sembilan tahun, tetapi harapan besar untuk pembangunan jembatan tersebut berharap bisa diselesaikan oleh Bupati Sintang sekarang agar jembatan yang mangkrak bisa dipungsikan, tetapi masyarakat menilai Bapak Bupati Sintang lalai pada janjinya atau tidak sesuai dengan janji Politik saat Pilkada Tahun Lalu hingga berakhir pada Penyegelan Kantor Camat Ketungau Tengah karena kemarahan masyarakat sudah tidak bisa dipendam lagi.

Bukan hanya itu saja, Kondisi Infrastruktur jalan dan Jembatan yang berlokasi dipusat kota Kecamatan Ketungau Tengah sangat memprihatinkan, hampir Setiap Jembatan mengalami rusak Parah hingga memakan Korban jatuh terperosok kebawah jembatan, dengan berbagai kejadian tersebut Pemerintah Kabupaten Sintang terkesan tutup mata, sesuai Fakta lapangan setiap Kerusakan Jembatan yang berlokasi dipusat kecamatan Ketungau Tengah sebagian besar diperbaiki oleh masyarakat setempat dengan anggaran secara Swadaya dan
Gotong Royong.

Penyegelan Kantor camat Ketungau Tengah oleh warga Masyarakat Kecamatan Ketungau Tengah yang tergabung pada Aliansi Peduli Rakyat Seberang ( Perang ) Menggelar Aksi Demo pada 13 April 2026 yang berlokasi di depan Kantor Kecamatan Ketungau Tengah di kota Nanga Merakai Kabupaten Sintang Kalimantan Barat.

Selaku Koordinator Aksi Yadi Dalam orasinya  menyampaikan Aliansi Peduli Rakyat Seberang menuntut segera dilakukan Perbaikan Infrastruktur  Jalan seperti :
1. JEMBATAN KETUNGAU II yang merupakan Urat Nadi Perekonomian Masyarakat  mulai dari HTI menuju Perbatasan Malaysia
2. Segera Bangun Jalan Dan Jembatan dipusat Kecamatan Nanga Merakai 
3. Segera Lakukan Pengaspalan Jalan Dipusat Kecamatan Ketungau Tengah.
4.Segera Bangun Jalan HTI Menuju Simpang Mengerat  dimana kondisi saat ini hampir tidak dapat dilalui Kendaraan.

"Dan jika tuntutan Masyarakat tidak dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Sintang maka tidak menutup kemungkinan Kantor Bupati Sintang juga akan Kami datangi dengan gerakan Massa yang lebih besar bahkan bisa saja melakukan hal yang sama dengan kantor Camat Ketungau Tengah, dan Kami masyarakat berharap untuk Bapak bupati Sintang Segera memenuhi permintaan tuntutan kami masyarakat Ketungau Tengah", pesan Yadi.

Sempat dilakukan audiensi utusan masyarakat bersama Aparat Kepolisian Polres Sintang dengan Pegawai Kantor Camat Ketungau Tengah Namun tidak menemui titik terang hingga terjadi penyegelan Kantor Kecamatan Ketungau Tengah oleh aksi massa yang jumlahnya ribuan tersebut.

Sementara itu dari informasi masyarakat bahwa Bapak Camat Ketungau Tengah pada saat aksi demo terjadi yang bersangkutan tidak berada ditempat dan beliau berada di Jakarta yang tidak diketahui ada urusan apa di Jakarta ungkap warga.

// red. Ps.tim

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak